Menjadi Melakukan Mempunyai

"Success is My Right" Orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan... dan salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah....

Kamis, 15 September 2011

Aku yang Salah

Jika manusia mampu meredam Ego
mau mengakui kesalahan dan memohon maaf,
maka banyak masalah pertengkatang
dan permusuhan bisa diredam
Suatu hari disebuah kerajaan, sang raja hendak memberikan penghargaan kepada keluarga dijadikan teladan di wilayahnya. Karena itu ia mengutus pejabatnya untuk mencari siapa-siapa saja keluarga yang layak mendapat penghargaan tersebut.

Dari sekian banyak informasi sang pejabatpun segera mendatangi satu-persatu keluarga yang dianggap layak mendapatkan kehormatan dari sang raja. Salah satunya, sang pejabat mendatangi sebuah rumah besar. Disana tinggal keluarga yang besar yang cukup terpandang. Sayangnya mereka terkenal berperangai keras, lugas dan tidak kenal kompromi. Dari rumah besar dan megah tersebut sering terdengar percekcokan di antara anggota keluarga. Kadang hal-hal sepelepun bisa menyulut kemarahan, mendatangkan pertengkaran, bahkan tidak jarang berakhir dengan baku hantam.

Saat si pejabat masuk ke rumah dan belum lama duduk, dari dalam rumah tiba-tiba terdengar suara, “Prang” bunyi gelas pecah tersebut kemudian disusul teriakkan suara dengan nada berang,”Hai… matamu taruh dimana, goblok bener sich, gelas diam begitu main disenggol saja”! Teriakkan balasan pun segera bersambut “Sapa suruh taruh gelas sembarangan di situ, Tolol…!!! Kalau gelas tidak ditaruh disitu, pasti nggak akan tersenggol. Dasar nggak punya otak”. Begitu seterusnya, satu sama lain saling menyalahkan dengan nada tinggi, tanpa ampun dan masing-masing mau menangnya sendiri.

Mwndengar kata-kata kasar dan makian di balik ruang tamu, Si pejabat pun segera berpamitan dengan tuan rumah. Niat awalnya untuk menyampaikan undangan dari baginda raja kepada para keluarga yang akan dipilih sebagai wakil dari keluarga teladan dikerajaan itu, akhirnya dibatalkan sebelum disampaikan. Sambil menggelengkan kepala dan menghela nafas panjang, Si pejabat Melanjutkan perjalanan untuk mengunjungi sebuah rumah besar lainnya yang tak jauh dari situ.

Setibanya dirumah keluarga berikutnya, si pejabat di[ersilahkan duduk dengan sopan diruang tamu yang sejuk. Dari tempat duduknya, terlihat seorang pemuda sedang mengepel lantai dengan tekun. Saat melihat ada tamu dating, segera dihentikan kegiatan. Ia menghampiri sejenak dan dengan ramah menyapa si Pejabat. Dari arah yang berlawanan, tiba-tiba seorang pemuda yang lain melintas dengan cepatnya sambil tangannya masih sibuk melihat buku yang sedang dibacanya tanpa melihat lantai yang masih basah, dan,,,, “Gubrak”…!!! Suara keras disusul suara mengaduh pun terdengar. Si pemuda rupanya terpeleset dan jatuh terlentang.

Sambil berseru kaget, terpopoh-popoh si Pemuda yang masih memegang tongkat pengepel, menghampiri dan berusaha membantu orang yang terjatuh untuk berdiri sambil berkata, “Aduh… maaf,,, maaf kak, Aku yang salah aku salah. Aku nggak cepat-cepat mengepelnya, lantainya basah bikin terpeleset. Di mana yang sakit, Kak”.

Sambil meringis menahan sakit, si kakak yang terjatuh, menerima uluran tangan adiknya sambil berkata “Bukan,,, Bukan Salahmu, Dik, Aku kok yang salah, jalan terburu-buru nggak melihat lantai masih basah. Nggak apa-apa, teruskan saja mengepelnya”. Diapun segera bangkit berdiri untuk untuk menyambut kedatangan tamunya.

Menyaksikan peristiwa dihari yang sama di dua keluarga yang berbeda, si Pejabat sontak mengerti mengapa keluarga yang sedang dikunjunginya ini begitu disanjung oleh orang-orang sekitar sana. Rukun, Santun, Kompak dan saling menyayangi satu sama lain. Entah siapa yang salah, satu sama lain saling mendahului untuk meminta maaf, tidak berusaha mencari kesalahan yang lain, dan membenarkan dirinya sendiri. Sungguh mengagumkan. Di dalam hati sang pejabat membatin, inilah salah satu keluarga yang pantas menghadap kebaginda raja untuk menerima penghargaan sebagai keluarga teladan ke istana kerajaan.

Pembaca blog delphi yang setia dan budiman….

Pendidikan paling mendasar dan awal dari sebuah pribadi adalah pendidikan yang dimulai dari lingkungan keluarga. Dari situlah awal kepribadia di bentuk dan terbentuk. Jika orang tua mampu mendidik dengan memberi teladan yang baik bagi anak-anaknya, di harapkan akan memberi dampak yang positif kepada masyarakat sekitarnya, dan akhirnya bagi bangsa pada umumnya. Setidaknya, keteladanan dalam pola fakir yang positif, kejujuran, giat belajar dan bekerja atau sedikitnya berucap santun terhadap siapapun lawan bicaranya akan menjadi contoh positif yang mampu membawa kebaikan bersama.

Memang, dalam kehidupan sehari-hari, seringkali hanya masalah sepele bisa timbul percekcokan, pertengkaran, permusuhan atau bahkan dalam sekala besar bisa menimbulkan peperangan. Semua berpegang pada keinginan MEMUASKAN EGO manusia yang selalu mau menang sendiri. Kalau hal tersebut tidak bisa dikendalikan dengan baik, maka akan timbul dampak kelanjutannya berupa lahirnya kebencian, dendam dan penderitaan yang berkepanjangan.

Sebaliknya, jika manusia mampu MEREDAM EGO dan maumengakui kesalahan dan memohon maaf, maka akan ada banyak masalah pertengkaran dan permusuhan bisa diredam. Sebagai gantinya, akan lahir kedamaian dan keharmonisan yang seutuhnya, baik disekala kecil seperti dalam keluarga maupun dalam sekala yang lebih besar yakni bermasyarakat, bahkan bernegara.

Sikap mengakui kesalahan sendiri memang membutuhkan Jiwa Besar. Untuk itu kita butuh belajar dan berlatih disetiap kesempatan. Mengakui kesalahan, mau meminta maaf dengan tulus dan berjanji tidak akan mengulanginya adalah Jiwa Kesatria yang tiada nilainya di mata TUHAN. Mari,,, sobat delphi ,,, buka hati, lapangkan jiwa, dan bersihkan fikiran, maka kita akan menjadi pribadi yang penuh arti.


Sumber referensi: 22 WISDOM & SUCCESS. Classical Motivation Stories 5.

Semoga bermanfaat sobat delphi
Salam sukses Luar Biasa “Success is My Right”

Rabu, 14 September 2011

Etika dalam Jejaring Sosial

Karena permintaan dari temen delphi, dia bilang ini ada artikel bagus dari majalah BASH Delevering it News and More dimuat diblog pasti menarik nich,,, Saat ini kehidupan sosial kita tidak lepas dengan yang namanya jejaring sosial, Bahkan ada yang mengatakan jejaring sosial itu membuat yang jauh menjadi dekat dan yang dekat menjadi jauh semua kemudahan berkumunikasi bisa kita dapatkan pada jejaring sosial.
Agar menjadi penguna yang pintar dalam berjejaring sosial terdapat etika-etika yang harus kita terapkan. Memang etika-etika tersebuat tidak tertulis namun disinilah pentingannya, karena kita tau pada situs jejaring sosial kita bebas melakukan apa saja apa yang kita inginkan, mulai dari mengupdate status, ngapload foto dan video, hingga bebas berteman dengan siapa saja.
Lalu apa saja yang harus kita patuhi dalam jejaring sosial diantaranya adalah:
1. Update status
Update status menjadi seuatu yang sangat penting dalam jejaring sosial, dari status pula kita dapat mengetahui sifat penguna jejaring sosial. Ketika mengupdate status hendaknya dipikirkan secara baik-baik, apakah tulisan yang anda tulis itu berefek baik atau berefek buruk bagi orang lain yang membaca status anda. Hendaknya jangan melampiaskan rasa kemarahan anda pada situs jejaring sosial dengan kata-kata kotor. Jika hal demikian anda lakuakan maka anda akan terlihat bodoh, kekanak-kanaan dan bijak sana dalam menghadapi sesuatu. Tentu kita masih ingat tentang kasus luna maya yang dituntut media gara-gara statusnya yang berisi penghinaan terhadap media infotaiment dan maih banyak lagi contoh lainnya yang tentunya sering kita lihat di jejaring sosial milik kita.
2. Etika upload foto
upload foto yang kira-kira tidak mengandung unsure pornografi dan kekerasaan. Sebenarnya aturan ini sudah terdapat pada situs-situs jejaring sosial, situs tersebuat akan mengahapus ecara otomatis foto-foto tersebut, namun tidak jarang kasus foto-foto tersebut belum sempat terhapus foto-foto yang sudah terlanjur di upload kemudian didownload dan disebarluaskan oleh pihak yang tidak bertanggung jawa. Jadi dimana menurut anda foto itu tidak pantas untuk publish jangan sekali-kali menguploadnya.
3. Etika penguna dan nama profil
Gunakanlah profil dengan nama asli sobat, akan terlihat tidak dewasa ketika sobat mengunakan nama samaran untuk mengunakan nama profil pada jejaring sosial, kecuali anda sedang bermain game online atau seorang trader forex. Hal ini juga akan memudahkan teman-teman lama anda untuk mengenali anda.
4. Etika menambah teman
Hendaknya menambahkan teman yang benar-benar sobat kenal, atau setidaknya sobat memiliki hubungan pertemanan dari teman-teman sobat, hal ini tentunya agar supaya terhindar dari dan mengurangi penipuan yang terjadi didunia maya. Sering juga kita dengar berita seorang pemudi di ajak kabur oleh sesorang yang dikenalnya lewat jejaring sosial. Banyak teman disitus jejaring sosial tidak menjadi tolak ukur dalam kepopuleran sobat.
Semua yang diterapkan didalam etika jejaring sosial kembali kepada pengunanya, jika dewasa dan bijaksana dalam memanfaatka teknologi yang ada tentunya hal tersebut akan menambah produktifitas kita, namun jika kita masih belum bisa memanfaatkan teknologi yang ada bukan tidak mungkin kalau teknologi tersebut berbaliak menjadi sesuatu yang merugikan untuk diri kita sendiri.
Penulis -Ega-
delphi ambil dari majalah BASH Delevering it News and More. pemberian dari seorang teman semoga bermanfaat sobat delphi.

Be happy, but never satisfied


Be happy, but never satisfied
Berbahagialah namun jangan berpuas diri

Ketika meraih prestasi tertentu wajar bila kita berbahagia dan merayakannya. Mungin mengabadikan pesta kecil yang sederhana sebagai ungkapan rasa syukur kepada TUHAN.

Namun jangan cepat berpuas diri karena perasaan puas cenderung mendorong kita pada kondisi yang melemahkan. Sebab saat kita merasa kehidupan sudah mencapai puncaknya dantak ada tantangan baru yang harus diperjuangkan, ibarat seorang pendaki gunung yang tak punya lagi gunung yang didaki lagi. Sehingga saat tiba di puncak gunung, satu-satunya langkah yang yang bisa ditempuh hanyalah ayunan kaki menuju jalan menurun.

Karena itu ketika mencapai prestasi tertentu janganlah terlalu berpuas diri. Sukses hari ini bukan berarti sukses dihari esok. Selalu ada tantangan yang harus ditakukkan. Dan dengan potensi yang kita miliki serta waktu yang masih tersisa, kita masih bisa meraih mimpi-mimpi berikutnya yang lebih tinggi. Untuk itu “Berbahagialah namun jangan berpuas diri” kata Bruce Lee.

Kata-kata bruce Lee bisa kita buktikan melalui karya filem layer lebar mulai dari The Big Boss sampai dengan The Game of Death, semua disajikan secara berurutan dengan hasil karya yang semakin baik, spektakuler dan semuanya mencapai box office…! Sungguh luar biasa karya-karyanya.

Kalau menururt delphi pribadi sukses adalah pelajaran yang buruk, karena suatu sukses kita akan cenderung sombong dan tinggi hati, tanpa kita memperhatikan masalah-masalah kecil yang justru itu merupakan benih-benih masalaha kecil itu akan berubah menjadi masalah besar yang akan menghancurkan kesuksesan kita dihari kemarin. untuk itu itu sukses adalah pelajaran yang buruk. dan proses itu lebihpenting daripada SASARAN. butuh berminggu-minggu, bulan, bahkan hingga tahunan atau mungkin 10 tahun lebih.

semoga artikel singkat ini bisa bermanfaat bagi sahabat delphi yang lainnya amin
Salam Sukses Luar Biasa "Success is My Right"
by:  www.delphigold.blogspot.com

Senin, 12 September 2011

Bruce Lee - 40 Spirit of Success

I like Bruce Lee...
Okey sobat delphi disini akan kita bahas tentang Bruce Lee 40 Spirit of Success (Bruce Lee's Philosophy) nanti akan delphi bahas satu persatu dari ke 40 tersebut.

Sebelumnya bela diri pada masa itu hanya terpaku pada satu gaya saja, tetapi setelah munculnya Bruce lee lahir lah apa yang disebut MMA (Mix Martial Arts). "Bruce Lee is the father of mixed martial arts" disebut oleh presiden UFC (Ultimate Fighting Championship)

Bukunya bagus sobat delphi bisa di beli di gramedia di kota kesangan anda semua plus bonus CD audio bari Bpk. Andrie Wongso
Berikut ini adalah Bruce Lee 40 Spirit of Success silahkan difahami satu persatu sobat:
  1. Be your self = jadilah dirimu sendiri
  2. learning is constant process without end = belajar adalah proses penemuan secara terus-menerus,tanpa akhir.
  3. i am not teaching you anything.i just help you explore yourself = saya tidak mengajarkan anda sesuatu apapun.saya hanya membantu mengeksplorasi diri anda sendiri
  4. simplicity is the key to brilliance = kesederhanaan adalah kunci kecemerlangan
  5. knowing is not enough,you must apply.willing is not enough you must do = tahu saja tidak cukup anda harus mengaplikasikannya.ingin saja tidak cukup anda harus melakukannya
  6.  be happy,but never satisfied = berbahagialah,namun jangan berpuas diri
  7. empty your cup so that it may be filled (become devoid to gain totality) = kosongkan cangkirmu agar bisa diisi (menjadi hampa akan memperolah keuntungan total)
  8. efficiency,directness,simplicity = efisien, langsung, sederhana
  9. if i tell you i'm good,probably you would say i am boasting.but if i tell you i'm no good,you know i'm lying = jika saya katakan saya bagus/hebat,mungkin anda menyebut saya pembual.namun bila saya bilang saya jelek,anda tahu saya bohong.
  10. our grand business is not to see what lies dimly at distance,but to do what lies clearly at hand = tugas besar kita bukanlah melihat sesuatu yang berkilau dari kejauhan tetapi melakukan sesuatu terhadap apa yang ada di tangan
  11. mistakes are always forgivable if one has the courage to admit them = kesalahan slalu dimaafkan jika seseorang mempunyai keberanian untuk mengakuinya.
  12. i create opportunities = saya menciptakan kesempatan
  13. if you don't want to slip up tomorrow,speak the truth today = jika esok hari kamu tak mau tergelincir,bicaralah kebenaran hari ini
  14. never take your eyes off your opponent ,even when you're bowing! = jangan pernah memalingkan matamu dari lawan bahkan saat kamu dalam posisi menunduk!
  15. be practical dreamer backed by action = jadilah seorang pemimpi yang dilandsi oleh tindakan nyata
  16. a goal is not always meant to be reached,is often serves simply as something to aim at = target tak slalu bisa dicapai,tetapi itu adalah hal sederhana yang penting utk mengarahkan pada titik sasaran menuju kesuksesan
  17. don't fear failure = jangan takut gagal
  18. it is easy to teach one to be skillfull,but it is difficult to teach him his own attitude = lebih mudah mengajari seseorang menjadi terlatih,tetapi sulit mengajari untuk mengubah perilakunya
  19. be a water = jadilah laksana air
  20. i fear not the man who has practiced 10.000 kicks once,but i fear the man who had practiced one kick 10.000 times = saya tidak takut seseorang yg tlah berlatih 10.000 macam tendangan,tetapi saya takut seseorang yg tlah melatih 1 macam tendangan sebanyak 10.000 kali
  21. to spend time is to pass it in a specified manner.to waste time is to expend it thoughtlessy or carelessly = menggunakan waktu yg tepat adalah memanfaatkan sesuai dgn apa yg tlah ditentukan sebelumnya.menghamburkan waktu adalah menyia-nyiakan tanpa rencana dan sembarangan
  22. to know oneself,is study oneself in action with another person = memahami seseorang bisa dilakukan dgn mempelajari orang tersebut saat bersikap terhadap orang lain
  23. a quick temper will make a fool of you soon enough = cepat marah membuat kebodohan anda cepat terlihat
  24. use only that which works,and take it from any place you can find it = gunakan hanya apa yg berguna , dan ambilah dari mana saja yg bisa anda temukan
  25. if you spend too much time thinking about thing,you 'll never get it down = jika kamu terlalu lama memikirkan sesuatu,kamu tak akan pernah mendapatkannya
  26. never waste energy on worries or negative thoughts = jangan habiskan energi utk kekawatiran atau pikiran pikiran negatif
  27. make at least one definite move daily toward your goal = setidaknya,buat satu langkah nyata setiap hari menuju target anda
  28. be like a mirror = jadilah seperti cermin
  29. you must accept the fact that there is no help but self-help = kamu harus menerima kenyataan bahwa tidak ada pertolongan,kecuali menolong diri sendiri
  30. defeat is not defeat,unless accepted as a reality-in your own mind = kekalahan bukanlah kekalahan kecuali diterima sebagai kenyataan di dalam pikiran anda sendiri
  31. a good fight should be like a small play,but played seriously = perkelahian yg bagus seperti seperti sebuah permainan kecil,tetapi dimainkan serius
  32. the change is from inner to outer.we start by dissolving our attitude not by altering outer condition = berubah dimulai dari dalam ke luar.kita memulainya dengan memperbaiki sikap kita,bukan dgn mengubah kondisi di luar kita
  33. action is high road to self-confidence and esteem=tindakan adalah TOL menuju kepercayaan dan harga diri
  34. there are no limit = tidak pernah ada batasan
  35. those who are unaware they are walking in darkness will never seek the light = mereka yg tak menyadari kalau sedang berjalan di kegelapan,tak akan berusaha mencari cahaya
  36. when you get into fight,everybody reacts differently = ketika terlibat pertarungan orang mempunyai reaksi yg berbeda beda
  37. a wise man can learn more from a foolish question than a fool can learn from a wise answer = orang bijak bisa belajar banyak dari pertanyaan konyol,dibanding org bodoh yg mampu belajar dari jawaban bijak
  38. knowledge will hive you power,but character,respect = pengetahuan akan memberimu kekuatan,tetapi karakter memberimu kehormatan
  39. the "moment" has no yesterday or tomorrow.it is not the result of thought and therefore has no time = momen itu bukan milik hari kemarin atau besok .ia jg bukan hasil dari apa yg dipikirkan.karena itu,ia tak terikat oleh waktu
  40. do not pray for an easy life,pray for the strength to endure a difficult one = jangan berdoa meminta agar hidup di mudahkan,berdoalah agar diberi kekuatan mengatasi kesulitan.
Semoga bermanfaat sahabat delphi
Salam Sukses Luar Biasa (Success is My Right)
www.delphigold.blogspot.com

Jangan Berdoa Meminta Agar Hidup di Mudahkan, Namun Berdoalah Agar di Beri Kekuatan Mengatasi KESULITAN


"Do not pray for an easy life, pray for the strength to endure a difficult one" 

"Jangan Berdoa Meminta Agar Hidup di Mudahkan, Berdoalah Agar di Beri Kekuatan Mengatasi KESULITAN"

Hidup adalah tantangan. Hidup adalah perjuangan. Makin banyak tantangan yang bisa diatasi, makin banyak pula tangga kehidupan yang bisa dilewati. Makin sulit tantangan, makin tinggi derajat kehidupan yang bisa didapatkan. Sebaliknya makin rendah tantangan hidup, rendah pula tangga kehidupan yang bisa diraih. Makin mudah perjuangan yang dilakukan, bisa jadi hidup hanyalah sekedar hidup dan kurang memiliki arti.

 

Karena itu jangan berharap hidup ini mudah karena itu akan membuat kita lemah. Dan kita akan kurang terlatih mengatasi berbagai masalah. Biarkanlah hidup ini sulit, tetapi kita bisa dengan gagah berani mengatasinya sehingga akan terukir kisah sukses yang bermakna bagi kita dan sesama. Seperti yang sering Bapak Andrie Wongso Lontarkan “Kalau kita lunak pada diri sendiri, kehidupan akan keras kepada kita. Tetapi kalau kita keras pada diri sendiri maka kehidupan ini akan lunak kepada kita”.

Selama kita masih punya cita-cita untuk diperjuangkan, tentu tantangan, rintangan, cobaan aka selalu dating menghadang maka kita butuh doa dan mental baja untuk menghadapinya. Se irama yang dikatakan Bruce Lee “Do not pray for an easy life, pray for the strength to endure a difficult one. Jangan berdoa meminta agar hidup dimudahkan, berdoalah agar diberi kekuatan mengatasi kesulitan.”
Mari kita berdoa dan berjuang keras agar kita kuat dan berhasil mengalahkan tantangan demi meraih cita-cita yang didambakan.

Sumber referensi: delphi ambil dari buku yang berjudul Bruce Lee 40 Spirit of Success
karya Bpk. Andrie Wongso
Semoga bermanfaat sahabat delphi
Salam Sukses Luar Biasa
by: www.delphigold.blogspot.com


Minggu, 11 September 2011

Sikap Tanggung Jawab


Hidup adalah serangkaian tanggung jawab begitu kata sang motivator lalu apa itu Tanggung Jawab? Tanggung Jawab atau responsibility adalah gabungan dari respon dan ability yang berarti kemampuan merespon nah.... perlunya membina kemampuan Bertanggung Jawab inilah inti kisah ini.

Dengan melaksanakan sepenuh hati setiap tanggung jawab yang diberikan, maka kita akan menjadi mutiara. indah yang akan terus mengkilap dalam setiap episode kehidupan yang akan dijalankan.

Okey sobat delphi,,,langsung meluncur  ke TKP.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dikisahkan, disebuah keluarga mempunyai anak simata wayang. Ayah dan ibu sibuk bekerja, dan karena merasa si anak adalah anak satu-satunya, maka mereka cenderung memanjakannya dengan berbagai fasilitas. Hal tersebut membuat si anak tumbuh menjadi anak yang manja, malas, dan pandai berdalih untuk menghindari segala macam tanggung jawab.
Setiap kali si Ibu menyuruh untuk membersihkan kamar, membereskan barang-barang atau sepatunya sendiri, ia dengan segera menjawab ; "Aaaah Ibu,,, Kan ada si Bibi yang bisa mengerjakan semua itu, lagian untuk apa dibersihkan, toh nanti kotor lagi". Demikian pula jika diminta untuk membantu membersihkan rumah atau tugas lain, saat si Pembantu pulang, anak itu selalu berdalih dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal agar tetap bisa bermain atau bermalas-malasan menghabiskan waktu.
Ayah dan Ibupun sangat kecewa dan sedih melihat kelakuan anak tunggal mereka. Apalagi, mereka tahu bahwa sebenarnya hal itu juga terjadi karena kebiasaan mereka memanjakannyalah yang membuat si anak berbuat demikian. merekapun kemudian berfikir keras....!!! bagaimana cara mengubah sikap si Anak? Mereka pun berniat memberi Pelajaran kepada anak tersebut. Ayah dan ibupun berdiskusi panjang lebar untuk memberikan pelajaran kepada anaknya agar tak lagi berbuat demikian.
karena itu, suatu hari atas kesepakatan bersama, uang saku yang rutin diterima si anak setiap hari, pagi itu tidak diberikan. Si anakpun protes dengan kata-kata Kasar. "Mengapa papa tidak memberiku uang saku? Papa dan mama sudah tidak sayang lagi dan mau melihat aku mati kelaparan disekolag ya".
Sambil tersenyum Si Ayah menjawab "Pergilah kesekolah. Untuk Apa Uang Saku Toh Nanti Habis Lagi".
Demikian pula saat sarapan pagi, dia duduk dimeja makan tetapi tidak ada makanan yang tersedia. anak itupun kembali protes. "Ma Lapar nih, mana makanannya? aku buru-buru mau masuk sekolah."
"Untuk apa makan? Toh nanti Lapar lagi?" Jawab si Ibu dengan tenang.
Sambil kebingungan Si Anak berangkat kesekolah tanpa bekal uang dan perut kosong. Seharian di sekolah dia merasa tersiksa, tidak bisa berkonsentrasi karena lapar, jengkel dan sakit hati. Dia merasa ada yang tidak biasa dengan perlakuan orang tuanya. ia bahkan kemudian berprasangka kalau orang tuanya sekarang sudah tak peduli dan tidak lagi menyayanginya.
Melihat anak yang terus uring-uringan dengan kejadian yang tak seperti biasanya itu, maka pada malam hari, sambil menyiapkan makan malam, sang Ibu berkata Lembut. "Anakku, Saat akan makan kita harus menyiapkan makanan di dapur. Setelah itu ada tanggung jawab untuk membersihkan perabot kotor bekas memasak. Tidak ada alasan untuk tidak mengerjakannya dan akan terus begitu setiap hari selama kita harus makan untuk kelangsungan hidup. Sekarang makan besok juga makan lagi. Hari ini mandi nanti kotor dan harus mandi lagi.hidup adalah rangkaian tanggung jawab setiap hari harus mengulangi hal-hal baik.jangan berdalih tidak mau melakukan ini itu demi karena dorongan kemalasan dan keinginanmu untuk sekedar bermain-main. Jika mau makan ya harus bersih-bersih, kalau mau bersih ya harus pergi mandi.Jika hidup hanya ingin seenaknya saja tanpa mau melakukan tanggung jawabnya, berarti kita telah menyia-nyiakan semua karunia yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita. Ibu harap kamu mengerti."
Si anak menganggukkan kepala...ya Ayah, Ibu, maafkan perbuatan ananda selama ini, yang hanya mau bermain dan bermalas-malasan saja, ananda fikir, sebagai anak tunggal, semua kebutuhan ananda telah dipenuhi semua sehingga ananda tidak perlu lagi melakukan apapun. Mulai sekarang ananda akan berubah. Tolong ajari ananda ya Bu,,,, ananda berjanji akan belajar dengan giat dan tidak akan mengulangi kejadian yang sama lagi.
Sahabat delphi yang berbahagia............!!!!
Dalam setiap kehidupan kita selalu memikul tanggung jawab. Sedari kecil remaja, dewasa hingga tua, kita akan terus-menerus melakukan aktivitas-aktivitas kecil maupun besar sebagai bentuk kewajiban yang kita emban. Dan jika kita mengabaikannya, dampak negatif akan kita rasakan.
maka dengan tanggung jawab yang di emban itu, kita justru akan menjadi manusia yang utuuh, yakni mampu berperan dalam kehidupan, apapun bentuk dan hal yang kita lakoni. Dan dengan melaksanakan semua tugas dan tanggung jawab itulah disadari maupun tidak kita pasti akan berkembang dengan segala kemampuan yang kita miliki ibarat Mutiara ia akan indah saat "Tanggung jawabnya dijalankan. dengan menjadi perhiasan dikalung, di gelang atau cincin dan bukan sekedar menjadi mutiara yang tenggelam dalam cangkang tiram begitu juga kita. Dengan melaksanakan sepenuh hati setiap tanggung jawab yang diberikan, maka kita akan menjadi mutiara. indah yang akan terus mengkilap dalam setiap episode kehidupan yang akan dijalankan.
karena itu hanya dengan selalu melakukan kebiasaan positif, dengan kesadaran penuh dan di lakukan secara terus-menerus, maka sikap tanggung jawab akan menjadi ciri khas kita yang dapat membawa diri pada kehidupan yang lebih baik dan lebih bermutu.
Marilah sobat delphi kita kembangkan sikap tanggung jawab maka kita akan menjadi manusia-manusia hebat disetiap peran yang kita jabat.
Salam Sukses Luar Biasa dan selalu tanamkan dalam diri bahwa Success is My Right
By:delphi
Sumber informasi: Buku yang berjudul Andrie Wongso 22 Wisdom & Success
Semoga Kisah singkat ini bisa menginpirasi kita untuk terus belajar kehidupan dan bermaanfaat bagi sahabat-sahabat delphi yang lain,,,, amin

Rabu, 07 September 2011

Uya Kuya "Nikmati Hidup Kekonyolan saya bersifat universal"

Tanggal : 05 Mar 2009
Penulis : Dipo Ario Nurcahyo
Juru Foto : Zulhafid Jusuf
 
Uya Kuya
Nikmati Hidup
Kekonyolan saya bersifat universal
Entertainer bernama lengkap Surya Utama ini memang serba bisa. Mulai dari ngebanyol, MC, penyiar radio, bisnis pisang goreng hingga sulap menyulap  pernah dilakoninya. Siapa sangka pria sederhana kelahiran 4 April 1975 ini juga mengkoleksi the big boys toys semisal mobil klasik, die cast hingga replika. Deretan varian produksi pabrikan berlambang three-pointed-stars tampak bertebaran di halaman rumahnya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Mulai dari Mercedes-Benz Fintails alias Batman, Barong, Kebo, hingga Kentang versi station wagon. Simak perbincangan kami dengan pria berpenampilan nyentrik yang kerap disapa dengan nama Uya Kuya ini seputar karir, kehidupan hingga hobi.
Hai Uya, langsung saja bisa diceritakan jenjang karir kamu?
Semua berawal dari profesi saya sebagai penyiar radio di beberapa radio swasta di Jakarta seperti TMI, S Radio hingga U FM. Yaah, saya juga nyambi nge-MC di beberapa acara lah. Namun sebetulnya  bisa dibilang giant step saya itu dari TOFU. (Uya bergabung bersama grup vokal TOFU bersama Fla dan Anton).

Tanggapan masyarakat tentang seorang Uya Kuya bagaimana?
Kayaknya biasa aja ya. Yah, layaknya orang kebanyakan saja. Kalau orang bilang jadi artis itu mesti punya gaya hidup yang ekslusif dan tinggi, sepertinya enggak juga. Gue aja di saat mau ke bengkel ya cuman pakai sendal jepit sama celana pendek saja. Justru ada kenikmatan tersendiri yang bisa saya dapat.

Tentang image gokil kamu?
Ya biasa juga. Saya bersyukur juga sama image saya yang sekarang ini telah terbentuk, saya jadi nggak punya kalangan. Dengan kata lain penggemar saya bisa siapa aja, semua umur, dari anak kecil sampai kakek-kakek. Karena mungkin kekonyolan-kekonyolan saya ini bersifat universal. Jadi ya saya sekarang ini sangat bersyukur. Hidup itu memang harus dinikmati.
Kegiatan kamu sekarang ini apa saja?
Ya, selain shooting beberapa reality show seperti Hari Yang Aneh sama Playboy Kabel, saya juga coba-coba bisnis dengan buka gerai pisang goreng, bakso malang hingga jualan mobil. Saya juga masih nge- MC dan sekarang merambah dunia baru dalam hidup saya, sulap.

Kenapa kamu bisa tertarik dengan sulap?
Awalnya tuh gara-gara Deddy Corbuzier bisa bengkokin sendok. Setelah bertanya-tanya sama pesulap di sini tapi enggak ada yang mau ngasih tahu, akhirnya gue berangkat ke Singapura. Disana ketemu sama street magician yang mau ngebeberin rahasianya asal gue bersedia buat beli alat-alat sulap dari dia. Nah, setelah itu saya seperti kecanduan. Sempat belajar sulap di Malaysia sampai belajar hipnotis di India. Bahkan kemarin waktu main di Hongkong gue berhasil menggondol predikat The Best Comedy Magician.
Owkay, let’s talk about your hobbies
 
Bagaimana ceritanya kamu bisa tertarik dengan Mercedes-Benz klasik?
Sebenarnya gara-gara Mercy Mini 200 (W114) milik saudara saya. Meskipun ngejogrok di halaman rumahnya dengan ban kempes dan warna yang kusam, tapi kok ya sepertinya bagus banget. Akhirnya mobil tersebut saya tebus Rp. 5 juta saja. Setelah selesai dibangun, mobil buatan tahun 1975 tersebut setia menemani saya kuliah. Meskipun diledekin sama teman-teman, namun saya sih cuek aja nyogok satpam supaya bisa tetap parkir di lobi. Hahahaaa..
Sempat bergabung dengan komunitasnya?
Gara-gara sering berkumpul dengan teman-teman pecinta Mercy klasik akhirnya kami mendirikan Mercedes-Benz Classic Club. Yah bisa dibilang saya adalah salah satu foundernya. Di komunitas tersebut saya sempat menjabat sebagai Sekretaris Jenderal hingga tahun lalu.
Apa yang menyebabkan kamu tertarik dengan Mercedes-Benz?
Mercedes-Benz itu mobil Eropa yang punya nilai prestisius cukup tinggi. Resale valuenya juga masih tinggi, lalu ketersediaan spare partnya masih cukup banyak dan lengkap. Menurut saya Mercy adalah merk yang paling collectible. Nggak rugilah memelihara Mercy, pasti dicari orang dan enggak bakalan bikin rugi. Yah, hitung-hitung investasi. Kalau someday lo butuh duit ya tinggal dijual saja. Pasti banyak penggemar atau bahkan kolektor yang sudah siap untuk nubruk deh.
Memangnya sempat mengkoleksi berapa banyak?
Dulu waktu jaman jamannya lagi gila sama Mercy Mini saya sempat mengumpulkan sampai 5 unit dari berbagai tipe. Nah, sejak tahun 2005 itu saya juga pernah punya Mercy Kebo hingga 3 unit, dan sekarang bertambah dengan mengkoleksi Barong sama Kentang Station.
Punya koleksi mobil lain enggak?
Ada. Pas ngambil Kentang di Jogja disana juga ada seonggok Plymouth Special Deluxe taun 48. Kenapa saya beli? Karena saya itu orang yang punya visi juga. Mobil yang saya beli ini mesinnya masih nyala, terus suaranya juga masih halus, bodinya juga masih kaleng enggak ada dempul sama las-lasan sama sekali, pokoknya perfect lah. Lalu dalam bayangan saya mobil itu nantinya juga bisa disewa untuk apa saja, mobil pengantin misalnya.
Aliran kamu untuk membangun mobil itu lebih ke arah mana?
Kalau untuk mobil klasik ya saya pasti lebih berpakem ke genre vintage. Cuma dalam arti kata begini, semisal saya membangun Mercy Kebo dengan gaya American Style, ya sampai ke velg-velgnya pun saya pasang American Wheel yang modelnya jari-jari gitu. Jadi meskipun sedikit custom, ya tetep custom yang ada alirannya. Lebih terarah.
Tipe Mercedes-Benz apa yang kamu impi-impikan?
Nah, mungkin saya sedikit beda persepsi dengan penggemar-penggemar Mercy lainnya yang mengidamkan tipe Adenauer. Kalau saya sih enggak suka ya. Saya lebih suka Mercy klasik yang masih tetep enak dilihat dan masih reliable buat dibawa jalan kemana mana setiap hari. Mungkin contohnya kayak tipe SL atau yang kabriolet. Atau kalau tidak mau terlalu muluk sih cukup Mercy Mini 2 pintu aja.
Rencana kedepan kamu apa?
Ya tetap saja seperti ini. Jadi seorang entertainer yang suka otomotif. Sempat kepikiran buat buka sekolah sulap khusus untuk anak kecil sih, tapi ya sekarang saya fokus dulu sama apa yang sedang saya jalani saja.
Moto hidup kamu?
Asyik aja..Enggak usah terlau mikirin yang jauh-jauh kedepan, lebih baik mikir buat hari ini saja. Rejeki enggak bakal kemana kok. Semua sudah ada yang mengatur dan setiap orang pasti bakal dapat jatahnya masing-masing.
Message yang mau kamu sampaikan buat calon pecinta mobil klasik?
Jangan malu untuk bertanya dan jangan sampai salah aliran. Tentukan sikap mau dimana.
Thanks for your time 
sumber referensi www.asco.co.id
delphi kasih bonus lagunya Judul lagunya "OM" silahkan klick disini

Selasa, 06 September 2011

Berubah itu dari dalam keluar bukannya mengubah casing / penampilan saja


The change is from inner to outer. We start by dissolving our attitude not by altering outer conditions 
Berubah dimulai dari dalam keluar. Kita memulainya dengan memperbaiki sikap kita, bukan mengubah kondisi kita dari luar.

Tekad kita untuk mengubah sikap seringkali dimulai dengan mengganti penampilan kita. Harapannya adalah dengan penampilan yang berubah, sikap batin kitapun juga ikut berubah. Namun seringkali perubahan yang dimulai dari luar hanya mengganti penampilannya saja, sedangkan pola fakir dan sikap kita tetep seperti dulu. Temen delphi dari bilang dari jember dia berkata “amshong,,, nyo” atau boleh dikatakan sama juga bohong. Hohohoho

Mengubah sikap miskin mental seperti malas, tidak disiplin, mudah menyerah, kurang kerja keras, tak menghargai waktu dan sebagainya dimulai dengan kesadaran bahwa sikap itu memang harus diubah. Rasa malas itu dibuang bukan dengan cara mengubah penampilan, tetapi tekad bulat yang berasal dari dalam diri. Ketika kita menyadari malas itu tidak baik. Hal pertama yang terjadi adalah batin kita meyakininya. Dengan keyakinan dan tekad bulat dari dalam diri, setiapkali ada godaan untuk bermalas-malasan akan dengan mudah disingkirkan. Begitupun saat akan mengubah sikap miskin mental lainnya dengan kesadaran penuh dari dalam diri. Perubahan itu akan mudah dilakukan.

Namun membangun sikap akan kaya mental perlu proses dan Delphi pernah bilang bahwasannya “Proses lebih penting daripada Sasaran” butuh waktu yang lama untuk semuanya itu bukan sekali jadi atau instant. Sikap perilaku baik seringkali harus dipaksa dan diulang secara terus menerus tanpa henti hingga akhirnya kemudahan menjadi kebiasaan. Ketika sudah menjadi kebiasaan, sikap kaya mental itu akan menyatu dengan diri kita dan kemudian akan menjadi karakter kita.

Dan saat itu telah terjadi, maka apapun kondisi dari luar kita, bekal kekayaan mental yang telah kita bina akan muncul sebagai kekuatan untuk “Mengendalikan” perubahan di luar kita. Sehingga, segala tantangan halangan, dan rintangan akan bisa kita taklukkan dengan penuh keyakinan.

“Engkau boleh miskin kantong namun janganlah engkau miskin Mental”

Catatan kecil ini delphi ambil dari buku bapak Andrie Wongso yang berjudul “Bruce Lee 40 Spirit of Success”
Semoga catatan singkat ini bisa bermanfaat bagi pembaca setia blog delphi
Salam Sukses Luar Biasa
by: www.delphigold.blogspot.com


Senin, 05 September 2011

Kisah Pembuat Pipa Saluran Air dan Pengangkut Ember



Tahun 1801, di sebuah desa kecil di Italia, ada dua orang sahabat bernama Pablo & Bruno. Mereka ambisius, pekerja keras, & ingin menjadi orang tersukses di desanya.
Satu kesempatan datang melalui kepala desa yang menugaskan mereka untuk memindahkan air dari sungai ke penampungan air di tengah desa. Mereka diberi ember & dibayar berdasarkan jumlah ember air yang mereka bawa tiap harinya. Dalam hal ini, mereka membarterkan ember yang dibawa & waktu mereka dengan uang.
Pada awalnya, mereka menikmati kerja & hasil yang mereka dapatkan. Mereka bisa mulai menabung untuk membeli pondok & keledai.
Bruno merasa cita-citanya mulai terwujud, tapi tidak dengan Pablo.
Punggung Pablo terasa nyeri & telapak tangannya lecet karena beban ember yang penuh dengan air. Mereka mendapat istirahat setiap Sabtu & Minggu. Namun setiap pagi mereka merasa tidak nyaman, terutama Minggu sore, karena besoknya harus mengangkat ember lagi. Pablo akhirnya mendapat akal untuk memindahkan air yang lebih efisien & efektif dengan cara membangun saluran pipa yang dapat mengalirkan air dari sumbernya ke desa.
“Bruno, saya punya rencana”, kata Pablo saat mereka mengambil ember-ember & berangkat menuju ke sungai. “Daripada kita mondar-mandir membawa-bawa ember hanya untuk mendapatkan beberapa sen per hari, kenapa kita tidak sekalian saja membuat sebuah saluran pipa dari sungai ke desa kita”. Bruno menghentikan langkahnya seketika. “Saluran pipa! lde dari mana itu!!!” seru Bruno.
Bruno tidak tertarik & menertawakan ide Pablo. Namun, Pablo sangat yakin akan impiannya & memutuskan untuk mengerjakan proyek tersebut sendirian. Setiap pagi hingga sore, Pablo mengangkut ember air, & malamnya ia membangun saluran. Bruno & teman-temannya mengejek & menertawakan Pablo, tapi Pablo tidak peduli. Ia memiliki visi jauh ke depan karena ia sadar bahwa tidak selamanya ia kuat mengangkut ember-ember yang penuh dengan air.
Sementara itu, Bruno hidup dengan nyaman karena pekerjaan membawa ember ternyata memberikan penghasilan yang memadai. Dengan upah yang didapatnya, Bruno dapat mencicil pondok, keledai, & keperluan lainnya. Tiap malam ia istirahat, akhir pekan bisa berlibur ke pantai, ke gunung serta tak ketinggalan juga mentraktir teman-temannya minum di kedai kopi. Pekerjaan Pablo memang lebih berat karena ia harus bekerja ekstra. Sambil membangun saluran pipa, Pablo masih harus bekerja di siang hari untuk menghidupi keluarganya.
Dari hari menjadi minggu, dari minggu menjadi bulan bahkan akhirnya hitungan tahun, Pablo bekerja siang malam tak kenal lelah membangun saluran pipa. Mula-mula hanya beberapa meter, kemudian menjadi ratusan meter, hingga akhirnya saluran pipa berhasil menghubungkan sumber air ke desanya. Setelah 5 tahun, pekerjaan itu selesai dengan baik. Seisi desa menjadi sangat bahagia karena mendapat pasokan air yang terus-menerus dari saluran pipa tersebut, tak peduli siang atau malam. Para penduduk juga tidak merasa khawatir pasokan air terhambat ketika pembawa ember sedang sakit atau berlibur.
Pablo pun mendapat penghargaan atas jasanya. Ia juga mulai menikmati penghasilan dari orang yang membeli air dari saluran pipanya, yang jumlahnya jauh melebihi apa yang Bruno dapatkan. Saluran pipanya terus mengalirkan air & uang meskipun Pablo sedang makan, istirahat, tidur, bahkan berlibur sekalipun. Sekarang Pablo tak perlu lagi mengangkut air dengan menggunakan ember. Ia telah mendapatkan kebebasan waktu & finansial.

Lalu, bagaimana dengan Bruno?
Kondisi Bruno semakin memprihatinkan karena tenaganya semakin berkurang dimakan waktu & punggungnya semakin bongkok karena terus-menerus menopang beban. Jika tidak bekerja, ia tidak akan mendapatkan penghasilan. Ia semakin banyak mengangkut ember bahkan dengan ember yang lebih besar. Meskipun mulai sakit & menua, Bruno sadar betul bahwa ia tidak bisa berhenti mengangkut ember karena upahnya akan hilang.
Pada akhirnya, Bruno menyadari visi sahabatnya itu, namun semuanya sudah terlambat karena kesempatannya telah berlalu…
Bagaimana dengan kita sendiri? Siapakah kita? Seorang pembawa ember? Ataukah seorang pembuat saluran pipa? Apakah kita hanya mendapatkan gaji kalau datang ke tempat pekerjaan, seperti Bruno si pengangkat ember? Ataukah kita termasuk orang yang bekerja secara cerdas & kemudian mendapat penghasilan secara terus-menerus, seperti Pablo si pembuat saluran pipa?
Seiring dengan kemajuan zaman & teknologi serta kerasnya persaingan hidup, waktu & tenaga bagi semua orang adalah taruhan dalam upaya mereka untuk memelihara kelangsungan hidup. Tidak peduli siang atau malam, hujan ataupun tidak, mereka bekerja keras mendapatkan uang demi memenuhi kebutuhan hidup. Namun yang menjadi masalah adalah: pertama, waktu terbatas hanya 24 jam & yang kedua, tidak selamanya kita mampu bekerja.

Lantas, apa yang dapat kita lakukan?
Cobalah untuk mengubah paradigma kita dalam mendapatkan penghasilan .
Paradigma umum yang berlaku dalam mendapatkan penghasilan adalah bekerja untuk mencari uang & membayarnya dengan pengorbanan waktu & tenaga secara terus-menerus. Bekerja keras memang baik. Namun faktanya, kita tidak dapat bekerja secara terus-menerus karena ada saatnya kita memasuki masa pensiun/tua, stress & depresi dengan urusan kantor, sakit, dsb. Kita juga butuh waktu untuk keluarga, memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup yang semakin beragam, & berusaha menggapai segala impian yang begitu kita harapkan.
Memang tidak mudah untuk mengubah cara pandang seseorang yang sudah turun-temurun melakukan cara kerja yang sama. Banyak orang yang suka berdiam diri di zona nyaman dengan menjalankan tugas rutin yang sudah menjadi kebiasaannya selama bertahun-tahun, sehingga mereka lupa untuk melihat kenyataan bahwa di luar sana ada cara-cara lain untuk mendapatkan penghasilan dengan lebih efektif.
Seperti yang terjadi pada Pablo & Bruno, mereka berangkat bersama-sama & memiliki tujuan yang sama, tetapi karena mereka memiliki cara yang berbeda untuk mencapai tujuannya, maka hasil yang mereka peroleh pun tidak sama. Inilah yang membedakan orang yang bekerja keras dengan orang yang bekerja dengan cerdas.
Ada baiknya kita mulai mengubah paradigma lama itu dengan paradigma baru yang lebih baik. Oleh sebab itu, jika ingin berhasil, kita perlu membuka diri & pikiran, jangan skeptis dengan pendapat atau gagasan dari orang lain. Siapa tahu, kita bisa mendapat inspirasi dari gagasan tersebut yang bukannya tidak mungkin akan membawa perubahan besar dalam hidup kita.
Menurut Burke Hedges (penulis The Parable of The Pipeline), cara paling ideal untuk membangun usaha yang menghasilkan pendapatan yang berkesinambungan adalah dengan membangun aset, seperti sebuah saluran pipa yang mengalirkan air tanpa peduli siang ataupun malam.

Sabtu, 03 September 2011

Memberi Kesempatan Pada Diri Sendiri


Saat membaca kisah ini delphi teringat dikala terkena masalah sempat drop selama 3 bulan lebih, hingga membuat keluarga khawatir dan terbebani apalagi sang ayah merasa terbebani hingga ayah masuk Rumah Sakit karena mendengar masalah yang terjadi pada delphi, dan ayah berpesan udahlah nak jangan di fikir yang lebih dalam, kamu sudah berusaha memperbaiknya namun kenyataannya tidak bisa mengubah keadaan seperti sedia kala, semua sudah takdir. dia bukan jodohmu kalau kamu terus memikirkannya itu akan mebuat hatimu kecil/ kerdil. Untuk itu delphi berbagi kepada teman-teman semua agar kita janganlah terus menghakimi diri sendiri. “Apapun yang terjadi. Kita harus bisa menerimanya dengan jiwa besar. Dan jika kita ingin merubah keadaan itu, ubahlah dengan cara yang positif”

Suatu hari, ditepian sebuah sungai tampak dua orang kakak beradik sedang bercanda dengan riangnya. Tiba-tiba karena kurang hati-hati, tanpa disengaja si adik terjatuh kedalam sungai yang cukup dalam. Celakanya diantara mereka berdua tidak ada yang bisa berenang. Karena itu, sambil berteriak-teriak ketakutan, si kakak meminta tolong ke sekeliling tempat itu. Tetapi karena kebetulan tempat itu sepi, pertoongannyapun datang terlambat. Karenanya. Si adik akhirnya tenggelam dan meninggal dunia.

Kedua orangtuanya, sanak saudara serta orang-orang disana, waluapun merasa berduka karena meninggalnya si adik, tetapi mereka tidak menyalahkan si kakak. Mereka menerima musibah itu dengan lapang dada dan menganggap semua itu sudah suratan takdir dari sang YANG MAHA KUASA.
Namun, sikakak belum bisa menerima kejadian itu. Sejak kecelakaan itu terjadi dia berubah menjadi anak yang pemurung dan menyendiri. Dia tidak berani dan malu menghadapi orang-orang karena hati dan perasaannya senantiasa didera perasaan bersalah. Setiap hari dia sibuk menyalahkan dirinya sendiri. Si kakak merasa bahwa karena dirinyalah adik yang sangat disayanginya meninggal. Sebagai kakak,ia merasa tidak bisa menjaga adiknya sendiri yang sangatia sayangi, sehingga peristiwa itu sangat membebani pikirannya.
Walaupun orang-orang disekelilingnya telah berusaha memberi pengertian bahwa kejadian itu adalah sebuah kecelakaan dan dia bukanlah seorang pembunuh. Tetapi tetap saja si kakak merasa sangat berdosa. Ia tak henti menyalahkan dirinya atas peristiwa itu.
Hingga suatu hari, ibunya sakit dan terbaring lemah diranjang. Saat itu, si kakak setia menemani, melayani dan memberi perhatian kepada ibunya. Sebab ia dipenuhi rasa takut akan kehilangan lagi orang yang disayanginya.
Suatu ketika sambil menghela nafas panjang sembari menggegam tangan anaknya, dengan suara lemah si ibu berkata “anakku ibu telah kehilangan anak-anak ibu”
“Tidak bu,,, masih ada aku,,, Bu” ujar si kakak sambil terisak.
“Ibu tahu kamu ada secara fisik, tetapi seperti tidak ada. Sejak adikmu pergi, jiwamu seakan ikut dibawa pergi apalagi yang tersisa untuk kami ayah dan Ibumu?”. Ujar si ibu sambil mengusap lembut tangan anaknya. “Sejak peristiwa itu kamu seperti tidak pernah ada lagi dirumah ini”
“Rumah ini terasa mati tanpa semangat dan kecerian dulu. Nak ibu tahu kamu sangat menyayangi adikmu, tetapi dia telah pergi untuk selamanya. Caramu menghukum diri tidak akan mengembalikan adikmu lagi, bahkan membuat ayah dan ibu tambah bersedih. Ibu rasa cukup sudah dukamu masih ada kami ayah dan ibumu yang menyangi dan membutuhkanmu” ucap si Ibu memohon sambil mengusap lelah mata tuanya.
Sambil terisak-isak si anak berkata “Maafkan Ananda BU”. Ananda bersalah. Tanpa disadari selama ini ananda telah membuat ibu dan ayah bersedih. Kepergian adinda dengan cara seperti itu sungguh telah melumpuhkan setengah jiwa ananda. Bunda jangan bersedih lagi ananda berjanji akan mengubah pola fakir dan sikap selama ini. Ananda akan berusaha kembali seperti dulu dan membahagiakan ayah dan ibu. Sekali lagi maafkan ananda Bu…cepat sembuh Bu,,, Ananda akan buktikan bahwa ananda masih anak ibu yang dulu.
Mendengar janji tulus yang diucapkan sikakak, Ibupun segera menarik tubuh anaknya dan merekapun berpelukan dalam keharuan.





Sobat delphi….!!!
Dalam putaran kehidupan ini, seringkali karena ulah kita yang tidak disengaja, kadang berdampak pada musibah atau kerugian orang lain. Sehingga timbul perasaan bersalah, sulit memaafkan diri sendiri dan membawa kita pada hidup yang berkepanjangan.
Sebenarnya bukan masalah kita merasa bersalah. Justru semua itu merupakan wujud tanggung jawab kita sebagai pribadi yang bermoral. Namun jika memang itu merupakan sebuah peristiwa yang tak terelakkan dan kita sudah meminta maaf karenanya, JANGAN BIARKAN BEBAN ITU TERUS ADA DALAM FIKIRAN KITA. sebab, jika kita terus membiarkan perasaan bersalah ada dalam fikiran kita. Apakah keadaan bisa berubah??? Apakah dengan rasa berdosa itu akan membuat kita bisa memperbaiki peristiwa yang berlalu??? Apapun yang telah terjadi, kita harus bisa menerimanya dengan jiwa besar. Dan jika kita ingin mengubah keadaan itu, ubahlah dengan cara yang positif. Mulai dengan minta maaf jika ada yang terjadi korban, memperbaiki dengan cara tidak mengulangi peristiwa yang sama, dan mengoreksi dengan perilaku dan tindak-tanduk yang lebih positif.
Marilah kita berusaha memberi kesempatan kepada diri sendiri untuk menata kembali hidup diri dan sekeliling kita. dengan berani menghadapi hidup melalui perbaikan, koreksi dan evaluasi dari berbagai peristiwa yang kita hadapi maka keberadaan kita akan punya nilai yang penuh arti.

delphi ambil dari buku yang berjudul 22 Wisdom & Success yang dikarang oleh Sang Motivator Nomor satu indonesia Bpk. Andrie Wongso
Semoga kisah cerita diata bisa bermanfaat sobat. amin.
Komentar Pembaca

Motivasi Sukses dalam Hidup Copyright © 2011 | Template created by O Pregador | Powered by Blogger